Tim Pendaki Mount Kilimanjaro Expedition Mapala UMY telah meraih puncak Kilimanjaro, Tanzania tepat pukul 07.30 waktu Tanzania atau pukul 11.30 WIB pada Rabu (29/3). Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Humas Mount Kilimanjaro Ekxpedition Mapala UMY, Saigunsi Bonita Arimi saat dihubungi tim BHP UMY pada Jum’at (31/3). Saat ini segenap tim sudah turun kembali melalui Mweka Camp dan langsung menuju kota Moshi.

Saigunsi mengkonfirmasi bahwa empat dari lima atlet yang mencapai dalam kondisi sehat. Satu atlet sakit dan tidak dapat melanjutkan pendakian. Mereka berada selama 20 menit di puncak. “Untuk kondisi Atlet, 4 orang dari 5 orang yang dapat sampai ke puncak, Keempat orang ini adalah Ihsanul Hakim, Nauval Hakim, Muh. Badrudin, Aji Wahyudi. Sedangkan Moh. Fadli, ia tidak dapat melanjutkan pendakian ketika di ketinggian 5600 MDPL dikarenakan sakit. Setelah summit attack, semua tim telah turun dan langsung menuju kota Moshi,”ujarnya.

Selain berhasil sampai di puncak Kilimanjaro, tim Ekspedisi Mapala UMY juga memecahkan rekor MURI untuk pementasan wayang tertinggi di dunia. “Di puncak sendiri mereka melakukan pementasan wayang, yang menjadi rekor MURI untuk pementasan wayang tertinggi di dunia. Mereka juga melakukan beberapa pengambilan gambar dengan bendera sponsor dan pihak-pihak yang telah bekerjasama untuk kesuksesan kegiatan kami,”lanjut Saigunsi.

Selanjutnya tim dijadwalkan kembali dari Tanzania menuju Indonesia pada 2 April mendatang dan akan berada di Jakarta selama satu hari terlebih dahulu sebelum menuju Yogyakarta. “Saat ini mereka sedang melewati recovery day, atau satu hari untuk beristirahat total setelah pendakian. Mereka akan kembali ke Indonesia pada 2 April dan akan berada di Jakarta pada 3 April sebelum menuju Yogyakarta,”tambahnya.

Rangkaian kegiatan Ekspedisi Kilimanjaro belum selesai sampai disini. Sesampainya di Yogyakarta, Mapala UMY akan menyelenggarakan pameran hasil kegiatan Ekspedisi Kilimanjaro dan Talkshow pada 21-22 April mendatang. Pameran dan talkshow akan menampilkan hasil kegiatan pendakian dan juga penelitian tentang suku Chagga. Seperti diketahui sebelumnya, selain melakukan pendakian Kilimanjaro, Tim ekspedisi juga melakukan penelitian tentang suku Chagga yang tinggal di kaki gunung Kilimanjaro.

Mt. Kilimanjaro Expedition adalah ekspedisi ketiga yang dilaksanakan oleh Mapala UMY untuk menaklukkan tujuh puncak tertinggi di dunia atau 7 summits series. Sebelumnya Mapala UMY telah menaklukkan Puncak Cartenz pada tahun 1999 dan Puncak Elbrus pada tahun 2014. Para atlet telah melewati proses seleksi dan pelatihan sebelum melakukan pendakian ke Kilimanjaro.